Tuesday, 13 January 2026

 

Integrasi Panca Cinta dalam Latar Belakang Munculnya Khulafaur Rasyidin

Wafatnya Nabi Muhammad SAW menyebabkan umat Islam menghadapi kekosongan kepemimpinan yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu, para sahabat segera bermusyawarah untuk menentukan pemimpin umat demi menjaga keberlangsungan ajaran Islam dan persatuan umat (Kementerian Agama RI, 2020). Proses lahirnya Khulafaur Rasyidin tidak hanya dilandasi pertimbangan politik, tetapi juga sarat dengan nilai Panca Cinta sebagai fondasi kepemimpinan Islam.

1. Cinta kepada Allah SWT

Kesadaran para sahabat untuk segera mengangkat khalifah dilandasi oleh rasa cinta dan ketaatan kepada Allah SWT. Mereka meyakini bahwa kepemimpinan umat merupakan amanah yang harus dijalankan sesuai dengan ketentuan Allah. Abu Bakar ash-Shiddiq dipilih karena ketakwaan, keimanan, dan kejujurannya yang telah terbukti sejak masa Rasulullah SAW (Haekal, 2018).

2. Cinta kepada Rasulullah SAW

Munculnya Khulafaur Rasyidin juga merupakan wujud kecintaan para sahabat kepada Rasulullah SAW. Mereka bersepakat bahwa ajaran, sunnah, dan risalah Nabi harus tetap dijaga dan dilanjutkan meskipun beliau telah wafat. Kepemimpinan khalifah berfungsi sebagai penerus perjuangan Rasulullah SAW dalam mengatur kehidupan umat berdasarkan nilai Islam (Ash-Shallabi, 2017).

3. Cinta kepada Diri Sendiri

Kesadaran akan pentingnya kepemimpinan juga mencerminkan cinta kepada diri sendiri sebagai umat Islam. Para sahabat memahami bahwa tanpa pemimpin yang jelas, umat akan kehilangan arah dan berpotensi terjerumus dalam konflik. Oleh karena itu, mereka bertanggung jawab menjaga kehormatan dan keselamatan umat dengan segera menetapkan khalifah (Kementerian Agama RI, 2020).

4. Cinta kepada Sesama Manusia

Musyawarah yang dilakukan dalam pemilihan khalifah menunjukkan kuatnya rasa cinta kepada sesama manusia. Para sahabat mengedepankan persatuan, menghindari perpecahan, dan mengutamakan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi atau golongan (Haekal, 2018). Hal ini menjadi dasar kuat lahirnya kepemimpinan Khulafaur Rasyidin yang berorientasi pada keadilan dan kesejahteraan umat.

5. Cinta kepada Lingkungan Sosial

Kehadiran Khulafaur Rasyidin juga bertujuan menjaga stabilitas dan ketertiban kehidupan sosial masyarakat Islam yang semakin berkembang. Para khalifah berperan dalam mengatur kehidupan bermasyarakat, menjaga keamanan, dan menciptakan kesejahteraan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan sosial sebagai amanah dari Allah SWT (Ash-Shallabi, 2017).

 

Simpulan

Dengan demikian, latar belakang munculnya Khulafaur Rasyidin tidak dapat dipisahkan dari integrasi nilai Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar utama terbentuknya kepemimpinan Islam yang berkarakter, adil, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

 

Daftar Pustaka

Ash-Shallabi, A. M. (2017). Biografi Khulafaur Rasyidin. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Haekal, M. H. (2018). Sejarah Hidup Para Sahabat Nabi. Jakarta: Litera AntarNusa.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Tsanawiyah Kelas VII. Jakarta: Direktorat KSKK Madrasah.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Berbasis Cinta. Jakarta: Kemenag RI.

 

Saturday, 27 December 2025

Khulafaur Rasyidin: Pengertian, Latar Belakang, dan Teladan Kepemimpinan

Penyusun: Muhammad Ali Akbar


Mata Pelajaran: Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)

 

Pendahuluan

Kepemimpinan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan umat Islam. Nabi Muhammad SAW tidak hanya berperan sebagai rasul, tetapi juga sebagai pemimpin umat yang mengatur kehidupan sosial, politik, dan keagamaan. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, umat Islam menghadapi situasi yang sangat menentukan, yaitu perlunya seorang pemimpin untuk melanjutkan kepemimpinan umat dan menjaga persatuan kaum muslimin (Yatim, 2018).

Tanpa adanya pemimpin, dikhawatirkan akan terjadi perpecahan dan ketidakteraturan dalam kehidupan umat Islam. Oleh karena itu, para sahabat Nabi bersepakat untuk memilih pemimpin pengganti Rasulullah SAW yang dikenal dengan sebutan Khulafaur Rasyidin. Masa kepemimpinan ini menjadi salah satu periode penting dalam sejarah Islam dan menjadi teladan bagi umat Islam hingga saat ini (Kementerian Agama RI, 2021).

 

Pengertian Khulafaur Rasyidin

Istilah Khulafaur Rasyidin berasal dari kata khalifah yang berarti pemimpin atau pengganti, dan rasyidin yang berarti orang-orang yang mendapat petunjuk (Suryantara, 2024). Dengan demikian, Khulafaur Rasyidin adalah para pemimpin umat Islam yang menggantikan Nabi Muhammad SAW setelah beliau wafat dan memimpin umat Islam dengan berpedoman pada Al-Qur’an dan Hadis.

Khulafaur Rasyidin terdiri dari empat orang khalifah, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Mereka dikenal sebagai pemimpin yang adil, amanah, dan memiliki akhlak mulia (Kementerian Agama RI, 2021).

 

Latar Belakang Munculnya Khulafaur Rasyidin

Wafatnya Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa besar dalam sejarah Islam yang membawa dampak mendalam bagi kehidupan umat Islam. Selain menimbulkan kesedihan yang mendalam, wafatnya Rasulullah SAW juga menimbulkan persoalan penting, yaitu siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan umat Islam (Yatim, 2018). Nabi Muhammad SAW tidak meninggalkan wasiat tertulis mengenai pengganti beliau sebagai pemimpin umat.

Kondisi tersebut menyebabkan umat Islam berada dalam situasi yang rawan perpecahan. Jika tidak segera ditentukan seorang pemimpin, dikhawatirkan akan muncul perbedaan pendapat yang dapat melemahkan persatuan umat Islam (Kementerian Agama RI, 2021). Selain itu, pada masa awal setelah wafatnya Rasulullah SAW, sebagian masyarakat mulai menunjukkan sikap tidak taat, bahkan ada yang keluar dari ajaran Islam.

Di sisi lain, umat Islam juga menghadapi tantangan dari luar, seperti ancaman keamanan dan kestabilan wilayah. Keadaan ini menegaskan pentingnya keberadaan seorang pemimpin yang mampu mengatur kehidupan umat, menjaga keamanan, serta melanjutkan dakwah Islam (Suryantara, 2024).

Untuk mengatasi kondisi tersebut, para sahabat Nabi melakukan musyawarah guna menentukan pemimpin yang paling layak. Musyawarah ini mencerminkan sikap kebersamaan dan tanggung jawab para sahabat terhadap kelangsungan umat Islam. Melalui proses musyawarah tersebut, Abu Bakar Ash-Shiddiq terpilih sebagai khalifah pertama (Yatim, 2018).

Pemilihan Abu Bakar Ash-Shiddiq menandai dimulainya masa kepemimpinan Khulafaur Rasyidin, yaitu masa kepemimpinan yang berlandaskan nilai keadilan, kejujuran, amanah, dan musyawarah. Kepemimpinan ini menjadi fondasi penting dalam perkembangan pemerintahan Islam (Kementerian Agama RI, 2021).

 

Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin

Abu Bakar Ash-Shiddiq dikenal sebagai pemimpin yang jujur dan tegas dalam menjaga persatuan umat Islam. Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang adil, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan serta memperluas wilayah Islam (Suryantara, 2024).

Utsman bin Affan dikenal sebagai pemimpin yang dermawan dan berjasa besar dalam pembukuan Al-Qur’an agar bacaan Al-Qur’an tetap terjaga. Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana, berilmu, dan mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan umat (Kementerian Agama RI, 2021).

 

Nilai Kepemimpinan yang Dapat Diteladani

Nilai-nilai kepemimpinan Khulafaur Rasyidin seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan musyawarah sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari (Suryantara, 2024). Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan oleh siswa di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Dengan meneladani kepemimpinan Khulafaur Rasyidin, siswa diharapkan mampu bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta menghargai pendapat orang lain (Kementerian Agama RI, 2021).

 

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, saya menyimpulkan bahwa Khulafaur Rasyidin adalah para pemimpin umat Islam yang menggantikan Nabi Muhammad SAW setelah beliau wafat dan memimpin umat Islam berdasarkan ajaran Islam. Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin tidak hanya berfungsi mengatur pemerintahan, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan perilaku.

Saya juga menyimpulkan bahwa latar belakang munculnya Khulafaur Rasyidin berkaitan erat dengan kebutuhan umat Islam akan seorang pemimpin setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Kepemimpinan tersebut sangat diperlukan untuk menjaga persatuan, keteraturan, dan kelangsungan ajaran Islam.

Dengan memahami pengertian dan latar belakang Khulafaur Rasyidin, saya menyimpulkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan para khalifah, seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan musyawarah, sangat penting untuk diteladani dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh siswa.

 

Daftar Pustaka

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021). Sejarah Kebudayaan Islam MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Suryantara, B. (2024). Sejarah Kebudayaan Islam. Jakarta: Yudistira.

Yatim, B. (2018). Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Video Pembelajaran:


 


Monday, 22 September 2025

ALAMAT LOGIN RAPOR ONLINE RDM MTs MA Patra Mandiri Palembang

 ini yg MA: https://rdm-ma.patramandiripalembang.com/


ini Yg MTS: https://rdm-mts.patramandiripalembang.com/

Friday, 24 July 2020

Pengertian, dan Jenis Belajar Daring (Belajar Online) di Rumah berbasis TIK


Memasuki new normal era, masyrakat Indonesia kini mulai menjalani aktivitas sehari-harinya seperti biasa. Namun, demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa dan mahasiswa, sejumlah sekolah dan universitas menerapkan sistem online atau virtual tanpa tatap muka langsung. Sistem ini juga dikenal dengan sistem pembelajaran daring
Jika dilihat dari KBBI Kemendikbud, daring adalah akronim dalam jaringan, terhubung melalui jejaring komputer, internet, dan sebagainya. Dilansir dari berbagai sumber, guru, dosen, siswa, dan mahasiswa kini melakukan kegiatan belajar-mengajar secara daring, termasuk pada saat pemberian tugas.
Dengan kata lain, pembelajaran daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Seperti menggunakan Zoom, Google Meet, dan lainnya. 
Berbeda dengan daring, sistem pembelajaran luring merupakan sistem pembelajaran yang memerlukan tatap muka. Menurut KBBI Kemendukbud, luring adalah akronim dari luar jaring(an); terputus dari jejaring komputer. Misalnya, saat siswa dan mahasiswa belajar melalui buku pegangan siswa atau mahasiswa dan tenaga pengajar. 
Belajar secara daring tentu memiliki tantangannya sendiri. Berbeda dengan luring, kamu bukan hanya membutuhkan suasana di rumah yang mendukung untuk belajar, tetapi juga koneksi internet yang memadai. Namun, proses pembelajaran yang efektif juga tak kalah penting. Lantas, bagaimana caranya siswa atau mahasiswa dapat bejalar daring dengan efektif? 
  • Komunikasi antar tenaga pengajar dan murid atau mahasiswa harus berjalan dengan baik pada saat melakukan video call. 
  • Aktif dalam berdiskusi baik dengan tenaga pengajar atau teman-teman. 
  • Managemen waktu bagi para siswa atau mahasiswa sangat penting. Meski belajar di rumah, pastikan kamu membuat catatan mana saja tugas yang sudah dikerjakan, dan mana tugas yang harus segera kamu selesaikan. 
  • Jangan lupa untuk tetap bersosialisasi dengan orang lain, termasuk anggota keluarga di rumah, serta teman-teman sekelas di luar sesi video call untuk mengasah kemampuan bersosialisasimu. 


Sumber untuk Pembelajaran Online
Secara umum, ketika mengambil program gelar online Anda mungkin menemukan sumber daya seperti:
·         EBuku;
·         Jurnal;
·         Video;
·         Rekaman kuliah;
·         Kuis;
·         Forum Diskusi
·         Sesi tanya jawab langsung; dan
·         Wawancara.


Pembelajaran online dapat menjadi pengalaman yang benar-benar baru bagi Anda. Jika Anda berasal dari latar belakang pembelajaran yang lebih tradisional, bacalah terus untuk mengetahui cara memanfaatkan sumber daya yang mungkin Anda dapatkan dalam perjalanan pembelajaran daring Anda!
·         eBuku, buku teks & jurnal
Materi tertulis ini adalah sumber daya penting dalam hampir setiap kursus yang akan Anda ambil saat belajar online.
Dengan menggunakan daftar bacaan untuk setiap kursus, atau atas saran instruktur kursus Anda, Anda harus mendedikasikan jumlah waktu yang Anda butuhkan untuk membaca dan memahami topik dalam literatur. Keuntungan utama menggunakan media ini (terutama eBook) adalah kenyataan bahwa mereka sepenuhnya portabel, memungkinkan Anda untuk belajar di mana saja dari komputer, ponsel, atau tablet Anda.

Bagaimana Penilaian Pembelajaran Online?
Siswa yang mengambil program gelar atau kursus individu online masih akan diuji secara berkala sepanjang masa studi mereka untuk menilai pemahaman mereka tentang materi kursus.
Bagi mereka yang baru mengenal pendidikan online, proses ini bisa menakutkan. Tapi tidak perlu khawatir! Institusi online adalah profesional berpengalaman, mereka akan memastikan bahwa penilaian Anda adil, nyaman, dan dirancang untuk membantu Anda memanfaatkan pengalaman belajar Anda sebaik-baiknya.
Temukan jenis penilaian yang mungkin Anda temui ketika mengambil program gelar online atau kursus:
·         Penugasan Individual
Ini mungkin adalah metode penilaian yang paling banyak dialami siswa. Untuk setiap tugas, Anda akan menerima topik, tenggat waktu, dan jumlah kata Anda. Anda akan diminta untuk menghasilkan argumen yang terstruktur dan beralasan dalam batas-batas yang ditetapkan oleh instruktur kursus Anda.
·         Kegiatan diskusi
Diskusi tatap muka antara teman dan kolega adalah sesuatu yang kita semua lakukan setiap hari. Namun, diskusi akademik online membutuhkan serangkaian keterampilan yang berbeda, dan mungkin tidak muncul secara alami ketika Anda pertama kali memulai perjalanan pembelajaran online Anda. Jangan khawatir, Anda akan terbiasa!
Kegiatan-kegiatan ini akan berbeda tergantung pada institusi, tetapi instruktur kursus Anda biasanya akan memulai setiap diskusi dengan pertanyaan atau topik untuk debat. Siswa kemudian perlu meneliti topik dan memposting tanggapan mereka terhadap tugas yang menunjukkan pengetahuan dan pemahaman mereka sendiri. Seringkali, Anda akan berakhir dalam perdebatan dengan ide dan pandangan yang diposting oleh sesama siswa.
·         Kegiatan jurnal
Seperti papan diskusi, kegiatan jurnal cenderung khusus untuk kursus online. Entri jurnal adalah pembaruan berkelanjutan yang memberi Anda kesempatan untuk merenungkan kembali apa yang telah Anda pelajari selama periode yang sedang ditinjau, dan bagaimana Anda akan menerapkan apa yang telah Anda pelajari di masa depan. Pembelajaran online tidak terjadi di ruang kelas, dan entri jurnal adalah cara mudah bagi instruktur kursus untuk memahami bagaimana Anda maju melalui kursus dan jika Anda mendapatkan pengetahuan di bidang yang tepat.
Tidak seperti tugas lain, dapat diterima untuk menggunakan gaya penulisan subjektif dan personal dalam entri jurnal dan merujuk diri Anda sebagai orang pertama. Pikirkan, "Selama seminggu terakhir, saya telah belajar bagaimana ..." Entri jurnal sering diperlukan, tetapi tidak diubah - menjadi asli!
·         Ujian
Meskipun mereka bisa sangat menegangkan, ujian adalah cara utama untuk menguji pembelajaran Anda.
Institusi dapat memilih untuk mengizinkan siswa menyelesaikan ujian mereka di komputer pribadi mereka, di lokasi yang mereka pilih. Karena tutor tidak memiliki cara untuk mengawasi ujian atau ujian virtual, mereka biasanya open-book dan open-note. Sebagai alternatif yang layak, banyak lembaga akan menawarkan opsi untuk menyelesaikan ujian 'dibawa pulang' dalam bentuk esai atau tugas akhir. Beberapa lembaga dapat menggunakan perangkat lunak ujian seperti pengawas virtual, atau alat untuk memantau jika Anda mengunjungi halaman web baru.


Melansir laman resmi Kemendikbud RI, berikut ini ada 12 platform atau aplikasi yang bisa diakses siswa untuk belajar di rumah. Aplikasi ini sebagai bentuk bersama hadapi corona.
Selain Pembelajaran  Online menggunakan system Elearning berikut jenis aplikasi belajar online:
1. Rumah Belajar Rumah Belajar merupakan aplikasi belajar daring yang dikembangkan oleh Kemendikbud dengan tujuan untuk menyediakan alternatif sumber belajar dengan pemanfaatan teknologi. Terdapat berbagai fitur seperti Sumber Belajar, Laboratorium Maya, Kelas Digital, Bank Soal, Buku Sekolah Elektronik, Peta Budaya, Karya Bahasa dan Sastra, serta fitur lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa secara gratis. https://belajar.kemdikbud.go.id/
2. Meja Kita Penyajian materi dilakukan secara tematis dan dilengkapi forum diskusi yang bisa dimanfaatkan untuk tanya jawab. MejaKita menyediakan materi pembelajaran dari SD-SMA yang gratis dan cukup lengkap, serta ribuan catatan yang sudah diunggah oleh murid-murid di komunitas pelajar di seluruh Indonesia. MejaKita mendukung siswa yang harus belajar di rumah untuk tetap dapat berdiskusi PR, soal dan tugas, serta berbagi catatan dan materi pembelajaran lainnya. https://mejakita.com/
3. Icando ICANDO merupakan aplikasi pendidikan anak yang memiliki program pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013 Revisi yang dikembangkan secara komprehensif dengan ratusan minigames yang akan meningkatkan motivasi belajar anak-anak di jenjang PAUD. Unduh dan mainkan ICANDO sekarang (bit.ly/appicando).
4. IndonesiaX IndonesiaX telah berpengalaman dalam mendukung penyediaan akses belajar bagi masyarakat melalui kursus-kursus berkualitas yang dibawakan oleh para instruktur terbaik bangsa. Sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2015, IndonesiaX berkomitmen meningkatkan kecerdasan bangsa melalui penyediaan kursus daring gratis untuk mengurangi disparitas atau kesenjangan pendidikan di negeri ini. 5. Google for Education Untuk mendukung belajar daring terutama yang diterapkan oleh berbagai daerah pada isu pandemi Covid-19, Google for Education menyediakan layanan menggunakan Chromebooks dan G-Suite yang memungkinkan pembelajaran virtual walaupun dengan konektivitas internet yang rendah. https://blog.google/outreach-initiatives/education/offline-access-covid19/ 6. Kelas Pintar Kelas Pintar merupakan salah satu penyedia sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Baca juga: Begini Metode Pembelajaran Jarak Jauh Disdik DKI Jakarta Dengan menghadirkan personalisasi dashboard untuk Siswa, Guru, dan Orangtua, Kelas Pintar berisi materi kurikulum 2013 yang disajikan dengan interaktif. Kelas Pintar telah hadir di Singapura, UAE, India dan Afrika Selatan. https://www.kelaspintar.id/
7. Microsoft Office 365 Microsoft menyediakan layanan Office 365 yang dapat digunakan oleh guru dan siswa secara gratis dan bukan versi percobaan. Office 365 dapat diakses dan diperbarui secara realtime termasuk Word, Excel, PowerPoint, OneNote, dan Microsoft Teams, serta fitur ruang kelas lainnya. Guru dan siswa hanya perlu menyiapkan alamat email dengan domain sekolah. https://www.microsoft.com/id-id/education/products/office
8. Quipper School Quipper School menawarkan cara belajar inovatif untuk proses belajar mengajar. Platform ini mudah mendukung guru untuk mengelola tugas dan pekerjaan rumah yang lebih efektif. Sehingga, guru dapat mengenali kekuatan dan kelemahan siswa lebih mudah. https://www.quipper.com/id/school/teachers/
9. Ruangguru Ruangguru merupakan layanan belajar berbasis teknologi, termasuk layanan kelas virtual, platform ujian online, video belajar berlangganan, marketplace les privat, serta konten-konten pendidikan lainnya yang bisa diakses melalui web dan aplikasi Ruangguru. Ruangguru menyediakan Sekolah Online Gratis selama masa pandemi covid-19. Terdapat 250 video dan modul pelatihan guru yang dapat dimanfaatkan selama 1 bulan ke depan di aplikasi Ruangguru. https://sekolahonline.ruangguru.com/
10. Sekolahmu Pada program Belajar Tanpa Batas, Sekolahmu menyediakan live streaming mata pelajaran dengan jenjang yang telah disediakan. SekolahMu menumbuhkan kompetensi pada semua dan setiap anak di berbagi usia dan jenjang. SekolahMu menjadi simpul kolaborasi ratusan sekolah dan organisasi yang telah dikurasi untuk berkarya, menyediakan program-program kurikulum yang sesuai kebutuhan. https://www.sekolah.mu/belajar-tanpa-batas/
11. Zenius Zenius memiliki program Belajar Mandiri di Rumah #BisaBareng dengan menyediakan puluhan ribu video materi belajar lengkap untuk jenjang SD, SMP, SMA untuk kurikulum KTSP, Kurikulum 2013, Kurikulum 2013 Revisi. Selain itu siswa dapat mengakses materi belajar lengkap untuk persiapan UNBK, UTBK, SPMB STAN, SIMAK UI, dan UTUL UGM. Konten-konten yang disediakan pada program ini dapat diakses secara gratis. https://www.zenius.net/belajar-mandiri/
12. Cisco Webex Guru akan mengajar seperti biasa melalui Video termasuk berbagi konten presentasi dan berinteraksi dengan papan tulis digital melalui layar komputer/smartphone.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "12 Aplikasi Pembelajaran Daring Kerjasama Kemendikbud, Gratis!", https://edukasi.kompas.com/read/2020/03/22/123204571/12-aplikasi-pembelajaran-daring-kerjasama-kemendikbud-gratis?page=all.
Penulis : Albertus Adit
Editor : Albertus Adit





REFERENSI


Tuesday, 7 April 2020

Sulap SELAMAT DARI KEMATIAN KETIKA DIBAKAR

Pesulap ini di ikat tangan dan kaki hingga dimasukkan di dalam Kotak kematian lalu di bakar, hasilnya Pesulap ini selamat, yuk mau tau lihat videonya https://youtu.be/iMdVp6uj1dQ